Minyak Goreng di Garut Langka, In Penyebabnya

    Minyak Goreng di Garut Langka, In Penyebabnya

    GARUT - Kepolisian Resor Garut, POLDA Jawa Barat menerjunkan tim Satgas Pangan bersama dinas terkait untuk meningkatkan operasi pengawasan antisipasi penimbunan minyak goreng kemasan di pasaran agar tidak ada pihak yang dirugikan.

    "Kami bagian dari Satgas Pangan melakukan operasi dengan dinas terkait untuk bagaimana melakukan langkah-langkah memastikan pasokan minyak goreng, " kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono di Garut, Senin.

    Ia menuturkan ketersediaan minyak goreng di pasaran masih terbatas, pemerintah selama ini sudah menetapkan harga eceran tertinggi sebesar Rp14 ribu per liter.Selama kelangkaan ini, kata dia, jajarannya tidak menemukan adanya pihak yang melakukan penimbunan minyak goreng untuk mendapatkan keuntungan lebih besar."Kami melakukan pengecekan dengan Indag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) sementara belum ditemukan penimbunan, " katanya.

    Ia menegaskan jika kemudian hari menemukan pihak menimbun minyak goreng sehingga terjadi kelangkaan di pasaran, maka jajarannya akan menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

    "Ada pasalnya penyimpanan tanpa izin, nanti dilakukan penegakan hukum, " katanya. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Garut Nia Gania Karyana menyatakan, persediaan minyak goreng kemasan di pasaran masih langka karena terbatasnya pasokan ke Garut.Selama ini, kata dia, masih ada warga yang antre untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter karena pasokan minyak goreng di pasar modern masih terbatas dan dilakukan secara bergilir.

    "Memang tidak setiap saat kondisi minyak goreng itu ada di setiap swalayan, bergilir gitu ya, jadi kalau ada hampir 275 pasar swalayan yang ada di Kabupaten Garut sampai ke Cisewu, itu belum tentu di Cisewu hari ini ada, " katanya. (***)

    GARUT JAWA BARAT
    Nanang suryana saputra

    Nanang suryana saputra

    Artikel Sebelumnya

    Kegiatan Masyarakat Di Alun-alun Di Tutup...

    Artikel Berikutnya

    Pemkab Garut Percantik Objek Wisata Sayang...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 296

    Postingan Tahun ini: 1510

    Registered: May 24, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 291

    Postingan Tahun ini: 2052

    Registered: Jul 16, 2020

    Basory W

    Basory W

    Postingan Bulan ini: 158

    Postingan Tahun ini: 592

    Registered: Oct 11, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 148

    Postingan Tahun ini: 254

    Registered: Mar 10, 2022

    Profle

    REPLIZAR

    Hampir 5 Bulan, Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur di Polres PakPak Bharat Belum Tertangkap
    Pengurus Yayasan Jurnalisme Peduli Sosial Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1443 H
    Wujud Bakti pada Negeri, Kemenkumham Jateng Dukung Launching Buku Sesepuh Berbagi
    Ikuti Pembukaan dan Entry Meeting, Jajaran Kemenkumham Jateng Siap Dievaluasi TPI

    Follow Us

    Recommended Posts

    7 Manfaat Menggunakan Aplikasi Presensi Kehadiran untuk Perusahaan
    Tak Hanya Vaksin Covid-19, Suir Syam Minta Pemerintah Genjot Imunisasi Penyakit Menular
    70 Persen Nakes Puskesmas Non-ASN, Edy Wuryanto Dorong Proses Pendataan yang Lebih Baik
    Muhammad Kadafi Minta Kabar Pengangkatan Guru PPPK Jangan Jadi Hoaks
    Adde Rosi Khoerunnisa Usul RUU Narkotika Atur BUMN Ikut Serta Bangun Panti Rehabilitasi Narkoba